Aku Anak Kecil Ibu
Kala gelap menyelimuti,
kau selalu ada, disampingku.
Suara dari surau sebelah,
pertanda bahwa aku harus keluar.
Kala aku sendiri,
kau selalu bertanya,
apakah aku baik-baik saja?
Tentu aku jawab baik,
aku hanya tak ingin kau khawatir.
Saat mentari telah tampak,
kau juga bertanya
apakah aku sampai dengan selamat?
Tentu aku jawab aku baik-baik saja,
aku terlalu takut membuatmu kecewa,
meskipun begitu adanya.
Saat aku merasa lelah,
lagi-lagi hanya engkau yang kuingat.
Entah apa mantra yang telah kau bacakan,
namun beginilah adanya.
Ibu,
Meski kutau aku bukan lagi anak kecilmu,
perlakukanlah aku sebagai anak kecil bu.
Bukan, bukan seperti itu yang ku maksud
Aku hanya ingin kau manja.
Jakarta, 10 April 2018
-k
Kala gelap menyelimuti,
kau selalu ada, disampingku.
Suara dari surau sebelah,
pertanda bahwa aku harus keluar.
Kala aku sendiri,
kau selalu bertanya,
apakah aku baik-baik saja?
Tentu aku jawab baik,
aku hanya tak ingin kau khawatir.
Saat mentari telah tampak,
kau juga bertanya
apakah aku sampai dengan selamat?
Tentu aku jawab aku baik-baik saja,
aku terlalu takut membuatmu kecewa,
meskipun begitu adanya.
Saat aku merasa lelah,
lagi-lagi hanya engkau yang kuingat.
Entah apa mantra yang telah kau bacakan,
namun beginilah adanya.
Ibu,
Meski kutau aku bukan lagi anak kecilmu,
perlakukanlah aku sebagai anak kecil bu.
Bukan, bukan seperti itu yang ku maksud
Aku hanya ingin kau manja.
Jakarta, 10 April 2018
-k

Komentar
Posting Komentar